

Melihat
kacang pedas seperti gambar diatas adalah bukan hal yang kerap kali
kita lihat di warung – warung atau di depot – depot sebagai camilan
pembuka atau camilan penutup dari menu utama. rasanya yang “rame” yaitu
(pedas campur manis) membuat kita selalu dan selalu ketagihan dalam
mengkonsumsinya, terkadang kita juga membeli lebih untuk konsumsi
dirumah.
Namun pernahkah terpikir bagi kita untuk membeli camilan tersebut dan memberikannya kepada rekan kita sebagai buah tangan ???, saya yakin banyak diantara kita enggan memberikan camilan tersebut dan kita berikan sebagai hadiah/ oleh – oleh.
Namun pernahkah terpikir bagi kita untuk membeli camilan tersebut dan memberikannya kepada rekan kita sebagai buah tangan ???, saya yakin banyak diantara kita enggan memberikan camilan tersebut dan kita berikan sebagai hadiah/ oleh – oleh.
Padahal
rasanya enak-kan, tapi mengapa ??? …. jawabannya adalah kurang pantas
diberikan sebagai hadiah/ oleh-oleh. hal ini disebabkan oleh minimnya
tampilan dari produk tersebut. produk hanya dikemas sebagai alat
pelindung minimal.
Disinilah letak kekurangan UKM Indonesia dalam melihat peluang. Jika saja produk tersebut dikemas dengan sedikit inovative, saya yakin bahwa turn over dari produksi akan menjadi tinggi, hal ini disebabkan banyak orang akan membeli, baik dikonsumsi sendiri maupung untuk oleh-oleh/ hadiah. banyak produk-produk yang menurut saya cukup layak dijadikan oleh-oleh namun tampilannya kurang cantik, produk-produk tersebut adalah sebagai berikut :
Disinilah letak kekurangan UKM Indonesia dalam melihat peluang. Jika saja produk tersebut dikemas dengan sedikit inovative, saya yakin bahwa turn over dari produksi akan menjadi tinggi, hal ini disebabkan banyak orang akan membeli, baik dikonsumsi sendiri maupung untuk oleh-oleh/ hadiah. banyak produk-produk yang menurut saya cukup layak dijadikan oleh-oleh namun tampilannya kurang cantik, produk-produk tersebut adalah sebagai berikut :

Masih
berkaitan dengan study kemasan (khusus untuk UKM Indonesia) yang kami
lakukan di Thailand beberapa waktu lalu, kami mencoba mencari-cari
produk serupa di Indonesia yang diproduksi oleh UKM setempat, namun
mendapat “hati” di pasar swalayan dan toko oleh oleh dibeberapa kota di
thailand. berikut adalah kemasan dari kacang-wijen yang rasanya ngga
se-enak di Indonesia, namun kerap kali menjadi buah tangan oleh
turis-turis manca negara di thailand. kemasan tersebut sangat sederhana,
dibalut dengan desain etnik setempat menjadikan ke-khas-an dari wajah
thailand tercermin didalam kemasan produk.

Bahan
bakunya dari kertas samson yang dicetak offset 1 warna, dan dihiasi
dengan stiker. menurut perhitungan kami, kemasan tersebut tidaklah mahal
dan sangat mengangkat nilai jual. coba perhatikan gambar dibawah :

Gambar
diatas kami tampilkan kemasan dan produk kami sandingkan, dan gambar
kemasan dibawah adalah ketika produk dimasukkan ke dalam kemasan, simple
bukan namun thailand banget getu lhoo….


Bagi
teman teman UKM Indonesia yang kesulitan dalam ide mengemas produknya,
jangan ragu untuk menghubungi AA Packaging House, team AA Packaging
House dengan senang hati akan membantu
Semoga UKM Indonesia SUkSes SeLalusumber: www.kemasan.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar