
Salam Kemasan
Sudah
hampir 1 tahun saya ngga me review mengenai kemasan, bukannya saya
tidak mau, namun kesibukan jualah yang menyebabkan saya harus
konsentrasi pada pengembangan UMKM baik di kota Malang, di Propinsi Jawa
Timur dan Indonesia Raya umumnya.
Banyak
temen temen UKM, khususnya yang bergerak pada sektor minuman sering
mengeluh mengenai tampilan kemasan yang kurang "ciamik" atau kurang
"yahuud", ada yang kemasan hanya polosan saja (lid tanpa cetak), ada
pula yang sablon, ada pula yang stiker. Namun jarang sekali yang
menggunakan cetak rotogravure alasannya adalah mahal, harus buanyak, dsb
padahal sebenarnya tidak demikian.
Sebelum
saya ceritakan bagaimana bisa cetak rotogravure dengan budget
terjangkau, berikut kami sampaikan bahayanya menggunakan lid (tutup
gelas) dengan menggunakan sablon. Pertama, pengusaha minuman
(UKM) cukup banyak menggunakan kemasan lid dengan menggunakan tehnik
sablon (top print), padahal seperti yang kita ketahui bersama bahwa
dengan menggunakan lid cup dengan tehnik sablon top print, sangat
terbuka sekali (besar sekali) kemungkinan produk bersentuhan dengan
material cetakan (cat). hal ini sangat membahayakan kesehatan konsumen,
belum lagi jika ada tuntutan hukum jika terjadi apa-apa pada konsumen,
bisa bisa usaha yang kita bangun selama tahunan, bahkan puluhan tahun
bisa berakhir hanya pada satu kasus tuntutan hukum atas kesalahan kita
pada produk yang kita jual.

Sumber : http:// www advertisingku com
Kedua,
karena kemasan lid cup berbentuk roll, secara otomatis bagian dalam lid
cup akan bersentuhan secara langsung dengan material cetakan (cat) yang
hampir hampir dipastikan bahwa material cetakan tersebut belum
menggunakan material cetak yang food grade. sehingga dengan ini dapat
disimpulkan bahwa tingkat kehygine dari kemasan patut diragukan, belum
lagi kondisi lingkungan cetak dan tehnik pengerjaan serta kebersihan
dari operator juga menambah tingkat keragu raguan akan ke hyginan
kemasan lid cup tersebut. Ketiga, menurut UKM harga lid cup
sablon sangat murah yaitu Rp.400.000 per roll dengan cetakan 2 warna.
(padahal dengan cetakan rotogravure harga bisa di tekan sd Rp.
2xx.xxx). Keempat : Cetak Sablon bebas biaya cylinder.... (nah
kemarin kita juga menerapkan biaya cylinder free khusus untuk UKM
Indonesia), dan sebagainya, dan sebagainya
Padahal
cetakan kemasan lid cup cetak rotogravure sangat murah dan terjangkau
UKM Indonesia, yang menjadi masalah adalah UKM Indonesia ngga tahu
caranya

Diatas
adalah salah satu contoh dari produk Pengusaha kota Batu, awalnya
menggunakan media lid polos + stiker. selain prosesnya cukup lama dan
agak rumit, biaya yang dikeluarkan untuk lid dan stiker 2X lebih mahal
dibanding cetak rotogravure, selain tentunya tampilannya lebih cantik
dan manis menggunakan cetak rotogravure.
Jika anda tertarik dan hanya ingin bertanya-tanya bisa langsung hub 085104731230 Team AA Packaging House Akan dengan senang hati
berbagi Ilmu dan pengetahuan yang kami miliki, sehoga yang sedikit dari
kami dapat mewarnai kemasan di Indonesia.
Salam Kemasan.....
sumber: www.kemasan.net
sumber: www.kemasan.net
Tidak ada komentar:
Posting Komentar