Selasa, 01 Agustus 2017

Lid Cup Untuk UKM


Salam Kemasan
Sudah hampir 1 tahun saya ngga me review mengenai kemasan, bukannya saya tidak mau, namun kesibukan jualah yang menyebabkan saya harus konsentrasi pada pengembangan UMKM baik di kota Malang, di Propinsi Jawa Timur dan Indonesia Raya umumnya.
Banyak temen temen UKM, khususnya yang bergerak pada sektor minuman sering mengeluh mengenai tampilan kemasan yang kurang "ciamik" atau kurang "yahuud",  ada yang kemasan hanya polosan saja (lid tanpa cetak), ada pula yang sablon, ada pula yang stiker.  Namun jarang sekali yang menggunakan cetak rotogravure alasannya adalah mahal, harus buanyak, dsb padahal sebenarnya tidak demikian.
Sebelum saya ceritakan bagaimana bisa cetak rotogravure dengan budget terjangkau, berikut kami sampaikan bahayanya menggunakan lid (tutup gelas) dengan menggunakan sablon. Pertama, pengusaha minuman (UKM) cukup banyak menggunakan kemasan lid dengan menggunakan tehnik sablon (top print), padahal seperti yang kita ketahui bersama bahwa dengan menggunakan lid cup dengan tehnik sablon top print, sangat terbuka sekali (besar sekali) kemungkinan produk bersentuhan dengan material cetakan (cat).  hal ini sangat membahayakan kesehatan konsumen, belum lagi jika ada tuntutan hukum jika terjadi apa-apa pada konsumen, bisa bisa usaha yang kita bangun selama tahunan, bahkan puluhan tahun bisa berakhir hanya pada satu kasus tuntutan hukum atas kesalahan kita pada produk yang kita jual.
Kedua, karena kemasan lid cup berbentuk roll, secara otomatis bagian dalam lid cup akan bersentuhan secara langsung dengan material cetakan (cat) yang hampir hampir dipastikan bahwa material cetakan tersebut belum menggunakan material cetak yang food grade.  sehingga dengan ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kehygine dari kemasan patut diragukan, belum lagi kondisi lingkungan cetak dan tehnik pengerjaan serta kebersihan dari operator juga menambah tingkat keragu raguan akan ke hyginan kemasan lid cup tersebut. Ketiga, menurut UKM harga lid cup sablon sangat murah yaitu Rp.400.000 per roll dengan cetakan 2 warna.  (padahal dengan cetakan rotogravure harga bisa di tekan sd Rp. 2xx.xxx). Keempat : Cetak Sablon bebas biaya cylinder.... (nah kemarin kita juga menerapkan biaya cylinder free khusus untuk UKM Indonesia), dan sebagainya, dan sebagainya
Padahal cetakan kemasan lid cup cetak rotogravure sangat murah dan terjangkau UKM Indonesia, yang menjadi masalah adalah UKM Indonesia ngga tahu caranya

Diatas adalah salah satu contoh dari produk Pengusaha kota Batu, awalnya menggunakan media lid polos + stiker.  selain prosesnya cukup lama dan agak rumit, biaya yang dikeluarkan untuk lid dan stiker 2X lebih mahal dibanding cetak rotogravure, selain tentunya tampilannya lebih cantik dan manis menggunakan cetak rotogravure.
Jika anda tertarik dan hanya ingin bertanya-tanya bisa langsung hub   085104731230  Team AA Packaging House Akan dengan senang hati berbagi Ilmu dan pengetahuan yang kami miliki,  sehoga yang sedikit dari kami dapat mewarnai kemasan di Indonesia.
Salam Kemasan.....

sumber: www.kemasan.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kreatif untuk kemasan Inovatif

Kreatif untuk kemasan Inovatif 24 July 2012   Sejarah Kemasan Tentu, kita orang pengen produk yang kita jual tampil cantik, ...