Senin, 31 Juli 2017

Jenis Plastik yang sering di gunakan UKM part (2)

Salam Kemasan
Teman-teman UKM Indonesia yang saya hormati, menyambung dari artikel sebelumnya bahwa turunan dari PE = Poliethelene macamnya buanyak, sangking banyaknya ada sisipan "u" pada kata buanyakk heee, ok ngga perlu panjang lebar lagi, berikut kami sampaikan 1 lagi turunan dari PE meski
yang akan kami tampilkan banyak, namun yang saya ulas hanya 1 yaitu LLDPE.... mahluk apakah LLDPE itu ....
LLDPE dicirikan dengan densitas antara 0.915–0.925 g/cm3. LLDPE adalah polimer linier dengan percabangan rantai pendek dengan jumlah yang cukup signifikan. Umumnya dibuat dengan kopolimerisasi etilena dengan rantai pendek alfa-olefin (1-butena, 1-heksena, 1-oktena, dan sebagainya). LLDPE memiliki kekuatan tensil yanglebih tinggi dari LDPE, dan memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap tekanan.  LLDPE digunakan sebagai pembungkus kabel, mainan, tutup kemasan, ember, kontainer dan pipa.

sumber gb : uniflexiblepackaging.eu
LLDPE terutama juga digunakan untuk aplikasi plastik film dikarenan sifat toughness-nya, fleksibilitas, dan relative transparency-nya.  jadi jika anda pernah menggunakan produk kemasan flexsible di AA Packaging House, umumnya lapisan dalam dari kemasan kami adalah LLDPE karena sifat kekerasannya, berikut fleksibel dan relatif tembus pandang menjadikan LLDPE pilihan utama kami disamping materalnya yang relatif ekonomis dibanding yang lain.
Turunan-turunan lain dari PE adalah sebagai berikut :
- Polietilena bermassa molekul sangat tinggi (Ultra high molecular weight polyethylene) (UHMWPE)- Polietilena bermassa molekul sangat rendah (Ultra low molecular weight polyethylene) (ULMWPE atau PE-WAX)- Polietilena bermassa molekul tinggi (High molecular weight polyethylene) (HMWPE)- Polietilena ''cross-linked'' berdensitas tinggi (High density cross-linked polyethylene) (HDXLPE)- Polietilena ''cross-linked'' (Cross-linked polyethylene) (PEX atau XLPE), dan
- Polietilena berdensitas sangat rendah (Very low density polyethylene) (VLDPE)
UHMWPE adalah polietilena dengan massa molekul sangat tinggi, hingga jutaan. Biasanya berkisar antara 3.1 hingga 5.67 juta. Tingginya massa molekul membuat plastik ini sangat kuat, namun mengakibatkan pembentukan rantai panjang menjadi struktur kristal tidak efisien dan memiliki kepadatan lebih rendah daripada HDPE. UHMWPE bisa dibuat dengan teknologi katalis, dan katalis Ziegler adalah yang paling umum. Karena ketahanannya terhadap penyobekan dan pemotongan serta bahan kimia, jenis plastik ini memiliki aplikasi yang luas. UHMWPE digunakan sebagai onderdil mesin pembawa kaleng dan botol, bagian yang bergerak dari mesin pemutar, roda gigi, penyambung, pelindung sisi luar, bahan anti peluru, dan sebagai implan pengganti bagian pinggang dan lutut dalam operasi.
PEX adalah polietilena dengan kepadatan menengah hingga tinggi yang memiliki sambungan cross-link pada struktur polimernya. Sifat ketahanan terhadap temperatur tingi meningkat seperti juga ketahanan terhadap bahan kimia.
MDPE dicirikan dengan densitas antara 0.926–0.940 g/cm3. MDPE bisa diproduksi dengan katalis kromium/silika, katalis Ziegler-Natta, atau katalis metallocene. MDPE memiliki ketahanan yang baik terhadap tekanan dan kejatuhan. MDPE biasa digunakan pada pipa gas.
VLDPE dcirikan dengan densitas 0.880–0.915 g/cm3. VLDPE adalah polimer linier dengan tingkat percabangan rantai pendek yang sangat tinggi. Umumnya dibuat dengan kopolimerisasi etilena dengan rantai pendek alfa-olefin.
MDPE dicirikan dengan densitas antara 0.926–0.940 g/cm3. MDPE bisa diproduksi dengan katalis kromium/silika, katalis Ziegler-Natta, atau katalis metallocene. MDPE memiliki ketahanan yang baik terhadap tekanan dan kejatuhan. MDPE biasa digunakan pada pipa gas.
Soo gaes....  untuk PE (POLYETHELENE) cukup sampai disini, sekarang kita menyebrang ke material selanjutnya yaitu POLYPROPYLENE, polipropena (PP) adalah sebuah polimer termo-plastik yang dibuat oleh industri kimia dan digunakan dalam berbagai aplikasi, diantaranya pengemasan, tekstil (contohnya tali, pakaian dalam termal, dan karpet), alat tulis, berbagai tipe wadah terpakaikan ulang serta bagian plastik, perlengkapan labolatorium, pengeras suara, komponen otomotif, dan uang kertas polimer. Polimer adisi yang terbuat dari propilena monomer, permukaannya tidak rata serta memiliki sifat resistan yang tidak biasa terhadap kebanyakan pelarut kimia, basa dan asam. Polipropena biasanya didaur-ulang, dan simbol daur ulangnya adalah nomor "5"

Umumnya kemasan ini memiliki permukaan yang tak rata, seringkali lebih kaku daripada beberapa plastik yang lain, lumayan ekonomis, dan bisa dibuat translusen (bening) saat tak berwarna tetapi tidak setransparan polistirena, akrilik, maupun plastik tertentu lainnya. Bisa pula dibuat buram dan/atau berwarna-warni melalui penggunaan pigmen, plastik ini memiliki resistensi yang sangat bagus terhadap kelelahan (bahan).  Singkat ceritPlastik PP (Polypropylene) adalah plastik yang memiliki ciri ciri sebagai berikut :
  • Thermoplastic
  • Tahan Lama
  • Tidak tembus air
  • Tidak berbau
  • Bening transparan
  • Tahan benturan
  • Daya tahan hingga 135 derajat celcius

Fungsi dari produk kemasan kantong PP adalah :
  • Plastik untuk membungkus makanan kering (padatan)
  • Plastik untuk membungkus produk - produk barang jadi
Banyak kemasan PP yang dijual dipasaran, ada yang tebal adapula yang tipis, ada yang super bening ada juga yang agak buram bahkan ada juga yang kekuning-kuningan, tidak banyak penjual atau toko menjelaskan mengapa yang jernih atau bening relatif lebih mahal dibanding yang agak buram atau kekuning-kuningan.  namun sejauh yang kami ketahui bahwa jika proses pembuatan plastiknya standart tidak ada kesalahan, produk-produk yang bening umumnya berasal dari biji plastik import, meski tidak menutup kemungkinan ada juga bijih plastik kita yang memiliki kualitas yang bagus, sedang jika agak buram atau kekuning kuningan umumnya bijih plastik lokal atau bisa juga bijih plastik yang KW (CMIIW).  meski sama-sama food grade, namun sepertinya yang jernih, bening dan kaku lebih enak dipandang mata dan membuat tampilan produk menjadi CANTIK getuu...
Sedang untuk bentuknya saat ini ada 2.  yaitu kantung bag biasa SEAL U dan produk PP dengan model STAND UP POUCHES + Zipper Lock.  produk SEAL U biasanya dijual per Kg, sedang untuk produk PP yang berbentuk STAND UP POUCHES umumnya dijual per Pack.  hal ini disebabkan karena teknologi dan harga BAG MAKING untuk plastik PP berbentuk STAND UP POUCH masih mahal dan amat langka. Namun meski mahal, namun jika dibanding dengan MULTY LAYER, kemasan PP masih terbilang lebih kompetitif.
Sebenernya keterangan detail PP masih bisa kami jabarkan lebih detail dan teknis, namun jika hanya untuk sekedar pengenalan plastik PP untuk UKM, saya kira informasi diatas sudah cukup, namun jika masih pengen lebih detail bisa di cari di mbah google.  sementara sharing-sharingnya kami cukupkan sampai disini, namun masih ada 1 lagi lanjutannya yang akan kami sampaikan minggu depan.  OK
CHAO.....
Salam Homat Kami
AA Packaging House Indonesia'
JUST PACK IT


sumber : www.kemasan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kreatif untuk kemasan Inovatif

Kreatif untuk kemasan Inovatif 24 July 2012   Sejarah Kemasan Tentu, kita orang pengen produk yang kita jual tampil cantik, ...